|
Bus yang ditumpangi
suporter PSCS Cilacap menglami kerusakan
|
Minggu malam bus yang ditumpangi puluhan suporter PSCS Cilacap, diserang oleh
sekelompok orang bercadar di Jalan Solo, tepatnya di depan lapangan Parkir
Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta. Akibat penyerangan itu, satu orang suporter
meninggal dunia dan beberapa orang mengalami luka-luka akibat sabetan pedang
serta lemparan batu.
Muhammad Ikhwanudin (19) diseret keluar dari bus
dan dipukuli dengan tongkat
baseball oleh para pelaku penyerangan. Kejadian
tersebut disaksikan langsung oleh Yufi Arizan (19), salah satu supporter PSCS
Cilacap.
"Kita dikejar
oleh 50-an orang," ungkap Yufi Arizan saat ditemui di Polsek Depok
Timur, Senin (13/10/2014) siang. "Saya melihat diseret keluar dan dipukuli pakai stick
baseball," tegasnya.
Yufi menjelaskan, setelah bus berhenti karena dihadang
mobil penyerang. Di dalam bus, para pelaku yang mengenakan cadar warna hitam menyerang semua
penumpang dengan senjata tajam dan pentungan secara
membabi buta.
Menurut Yufi, para pelaku yang di dalam bus
memukuli sambil berteriak bahwa mereka dari salah satu kelompok suporter.
"Mereka menyebutkan dari salah satu suporter. Jaketnya warna hitam ada
tulisannya, lalu di helmnya juga ada stikernya."
Seusai dievakuasi ke Mapolsek Depok Timur,
puluhan suporter PSCS Cilacap pada Senin (13/10/2014) siang tadi dipulangkan
menggunakan bus dengan pengawalan ketat polisi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar